Pages

Saturday, September 15, 2012

Karaoke Membawa Sengsara


Kejadian ini terjadi karena saya dan pacar saya, Anna, perg iberkaraoke baik beramai-ramai dengan teman-teman kami maupun hanyakami berdua. Suatu hari saya diberitahu oleh teman saya bahwa adasebuah tempat karaoke di Kelapa Gading yang memutarkan lagu-lagu karaoke dengan gambar-gambar wanita telanjang. Karena penasaran daningin mengetahui lebih lanjut saya mengajak Anna untuk pergi berkaraoke di tempat tersebut.


Saat malam minggu, sekitar jam 22.30 saya mengajak Anna untukberkaraoke di tempat tersebut dan Anna pun tidak keberatan,sebelumnya saya telah memberitahukan Anna situasi dan keadaannya.Sesampai di sana saya langsung membooking sebuah ruangan VIP, kami terpaksa membooking ruangan untuk sepuluh orang karena ruangan ituyang paling kecil. Lalu kami pun diantar oleh seorang wanita menujuke ruangan yang telah kami booking. Sesampainya di ruangan, wanitatersebut menawarkan minuman dan makanan. Kami hanya memesan minumandan makanan kecil saja, kacang garing, karena baru sejam yang lalukami makan. Setelah menerima orderan, wanita tersebut langsung keluar. Sementara itu kami berdua mulai memilih lagu yang ingin kaminyanyikan maupun hanya untuk didengar. Dua buah lagu telah selesaikami nyanyikan dan pintu terbuka kembali dan masuklah wanita tadisambil membawa pesanan kami.

Setelah lama menunggu, kami merasa penasaran karena gambar-gambaryang hot belum juga muncul di layar TV dan ternyata gambar-gambar hotitu baru mulai muncul setelah jam 23.30 WIB. Melihat gambar-gambarwanita telanjang itu membuat saya mulai tinggi nafsu seksnya. Sayamulai merapatkan duduk saya dengan Anna dan mulai melingkarkan tangansaya di pinggangnya. Anna rupanya peka akan perubahan keadaan yangterjadi dan ia pun mulai menyandarkan tubuhnya ke dada saya sambilterus bernyanyi. Saya sudah sulit berkonsentrasi dengan teks-teksyang tertulis di layar TV, tangan saya pun mulai menjalankan tugasnya.

Pertama saya mulai meraba-raba punggungnya dan kemudian perlahan tapipasti tangan saya mulai berpindah ke bagian depan, tangan saya mulaimenyentuh gumpalan daging yang terbungkus rapi oleh BH berenda yangagak tipis. Saya mulai meremas-remas ke dua gumpalan daging denganbernafsu, Anna mulai mengeluarkan desahan-desahan lembut yangmenggoda. Desahan Anna itu semakin membuat nafsu seks saya semakinmeningkat dan segera tangan saya menyelinap di balik kaosnya yangketat dan langsung saya lepaskan cantelan BH di punggungnya yangmulus. “Kunci dulu pintunya sayang, entar kalo ada yang masukgimana,” kata Anna, bergegas aku menghampiri pintu dan mencarikuncinya. Pintunya tidak berkunci, segera saya berputar otak. Sofayang ada di dekat pintu saya dorong hingga menempel dengan pintu,lumayan pintu itu tidak dapat langsung terbuka karena terganjal olehsebuah sofa.

Langsung saya balik ke sofa tempat saya duduk semula dan mulaimelepaskan kaos dan beha yang dikenakan Anna. Kali ini Anna tidakkeberatan dengan tindakan saya malah membantu saya melepaskan kaosyang dikenakannya. Begitu kaos dan BH itu terlepas saya melihat duabuah gumpalan daging yang sangat menggemaskan, ukurannya tidakterlalu besar tapi sangat proporsional dengan tubuh Anna yangramping. Walaupun sering melihat Anna telanjang bulat, akan tetapisaya selalu terpesona jika melihat buah dada Anna yang indah dansekal itu. Tak kubiarkan diriku terpesona terlalu lama, langsungkuraih buah dada Anna yang sudah menantang untuk diremas-remas dandihisap-hisap. Desahan halus kembali terdengar ketika tanganku mulaimeremas-remas buah dadanya dan disertai dengan hisapan maupunjilatan. “Ahh… ahh… ahh…, nikmat, nikmat, teruskan sayangjangan dilepaskan hisapannya,” Anna bergumam dengan penuh nafsu.

Melihat Anna yang sudah mulai tinggi nafsunya, segera tangan saya punberpindah ke paha. Tangan saya pun mulai menyusup di bawah rokmininya dan mulai meraba-raba paha yang putih mulus, sampai tangansaya meyentuh CD-nya yang juga berenda. Segera saya pelorotkan CD itudan tangan saya pun kembali bergerilya di pahanya sampai di sebuahbukit kecil yang tandus, Anna baru saja mencukur habis bulu rambutkemaluannya, sehingga saya dapat dengan leluasa menemukan celah dibukit itu. Segera tangan saya mulai menyusup masuk ke dalam celah danmulai memainkan clitorisnya yang empuk dan legit. Tubuh Anna mulaibergetar sambil terus mengeluarkan suara desahan-desahan nikmat,ahh… ahh… ahh…, nikmat sayang, nikmat sekali, sambil disertaidorongan pantat Anna. Saya pun semakin bernafsu untuk meremas-remaskemaluannya.

Tiba-tiba Anna bangkit dari duduknya sambil berkata, “Mas mau lihatsaya menari striptease tidak?” Walaupun agak sedikit kaget karenaAnna tiba-tiba berdiri mendadak, segera aku menganggukkan kepalapertanda setuju dengan usulnya. Anna pun kembali mengenakan seluruhpakaiannya dan mulai memilih lagu yang akan menemaninya menari-nari.

Anna mulai berdiri di tengah-tengah ruangan dan ketika lagu mulaidilantunkan, tubuh Anna mulai meliuk-liuk mengikuti irama lagu. Annameliuk-liukkan tubuh yang sintal dengan lemas dan menggairahkan, Annasesekali meremas-remas buah dadanya dan juga terkadang meraba-rabakemaluannya sambil menjulurkan lidahnya. Satu lagu berlalu, Anna punmulai menanggalkan kaos dan BH-nya, sambil terus meliuk-liukkantubuhnya. Saya sebenarnya sudah tidak dapat menahan nafsu seks sayalagi, apalagi melihat buah dada Anna bergoyang-goyang denganindahnya. Melihat saya yang mulai blingsatan karena nafsu, Annasemakin hot meliuk-liukkan tubuhnya yang sintal dan tiba-tiba iamelepaskan rok mininya terus melemparkannya ke saya. “Buka, buka,buka CD-nya,” kataku. Mendengar teriakanku Anna semakin kerasukan dania semakin bernafsu meliuk-liukkan badannya sambil terusmeremas-remas buah dadanya supaya saya semakin bernafsu.

Setelah puas melakukan gerakan-gerakan yang merangsang, Annamembelakangiku dan mulai memelorotkan CD secara perlahan-lahan yangsemakin membuat nafsuku tidak tertahankan lagi. Segera saya tubruktubuhnya dan kuremas-remas buah dadanya dari belakang. Tangankudengan cepat menarik lepas CD-nya yang masih menempel di kakinya dantanganku langsung menyusup ke celah di bukitnya yang tandus. Anna punmenjerit kenikmatan, “Aahh… ahh… ahh… nikmat, nikmat sekaliteruskan, teruskan ahh, ahh, ohh… Mas, Anna sudah tidak tahan nichpingin ngerasain tusukan pedang Mas yang kuat dan perkasa,” katanya.“Ok, Anna,” segera kulepaskan baju dan celana jeans yang kukenakan.

Tiba-tiba aku teringat bahwa aku membawa seutas tali dan penutup matayang akan kugunakan untuk mengikat tangan Anna dan juga menutupikedua matanya. Segera kusampaikan gagasanku itu sambil terusmerangsangnya dengan remasan-remasan di buah dadanya maupun dikemaluannya. Anna mengangguk-angguk tanda ia menyetujui gagasankuitu, segera aku mendudukkan tubuh Anna kembali di sofa dan saya punmulai mengikat kedua tangannya di sofa dan kemudian matanya punkututupi dengan selembar kain. Nafsuku benar-benar memuncak melihatAnna yang dalam keadaan telanjang bulat, terikat dan tertutupmatanya. Melihat Anna yang sudah tidak berdaya dan pasrah, saya punlangsung membuka CD yang kukenakan dan mengacunglah penis yang kerasdan gagah.

Ketika saya ingin mendekat ke tubuh Anna yang sedang duduk bersandardengan pasrahnya, tiba-tiba tubuh saya disergap dari belakang olehtiga laki-laki yang kekar dan langsung mulut saya dibekap dengansebuah gumpalan kain. Tubuh saya didudukkan di sofa berseberangan(sofa di ruangan itu berbentuk huruf U) dengan tubuh telanjang Annadan tubuh saya pun diikat dengan kuat dan erat. “Sorry yach, guepinjem dulu wanita lu, lu nontonin aje kami bertiga menikmati tubuhwanita lu, ok.”

Selesai membereskan aku hingga tak berdaya, ketiga laki-laki itumulai menghampiri tubuh Anna yang masih telanjang dan duduk bersandardengan pasrahnya menunggu untuk disetubuhi.

Melihat tubuh Anna yang telanjang bulat tanpa seutas benang, denganbuah dadanya yang sekal dan menantang serta bukit kemaluannya yangtandus telah membuat nafsu seks ketiga laki-laki itu meninggi. Merekapun lalu melakukan undian terlebih dahulu untuk menentukan siapa yangberhak menikmati Anna terlebih dahulu. Ternyata yang menang adalahlaki-laki yang agak kekar dan berkulit gelap, ia tersenyummenyeringai dan segera menghampiri Anna dan mulai meremas-remas buahdadanya. Anna tidak menyadari bahwa yang meremas-remas buah dadanyabukanlah saya lagi, Anna hanya mengeluarkan lenguhan-lenguhan nikmat,“Ahh, ahh, ahh, nikmat, nikmat sayang terus, terus, hisap, hisapsayang.” Mendengar permintaan Anna untuk menghisap buah dadanya,langsung laki-laki itu menghisap-hisap buah dada Anna yang menantang.

Hisapan dan jilatan laki-laki itu semakin membuat Anna bernafsu,terlihat dari tubuhnya yang mengejang-ngejang dan juga puting susunyatampak menegang. Anna sudah tidak dapat lagi menahan nafsunya, “Ayosayang masukkan barangmu, cepat sayang, ahh, ahh, aah, aku sudahtidak tahan lagi nich,” seru Anna. Permintaan Anna segera disambutdengan tusukan kemaluan laki-laki itu yang berukuran cukup besar,panjangnya sekitar 17 cm dan tebalnya sekitar 4 cm. Mulanya ujungkemaluan laki-laki itu hanya menempel di kemaluan Anna dan perlahantapi pasti ia mulai menggoyangkan pantatnya sehingga kemaluannyamulai menusuk ke dalam kemaluan Anna. Setelah yakin kemaluannya padaarah yang benar, langsung laki-laki itu menghentakkan pantatnyadengan keras sehingga amblaslah seluruh kemaluannya ke dalam kemaluanAnna. Ahh… ah… ahh, ooohh, nikmat sayang, nikmat, ohh…nikmatnya.” Desahan Anna semakin membuat laki-laki itu mempercepatgerakan pantatnya sehingga juga semakin membuat Anna menjerit nikmat.

Melihat temannya sedang asyik menikmati tubuh telanjang Anna, membuatkedua laki-laki yang lainnya menjadi tidak tahan juga. Mereka punakhirnya menghampiri dan mulai ikut menikmati tubuh Anna denganmeremas-remas dan menjilati serta menghisap buah dada Anna. Karenanafsu sexnya yang sudah memuncak, Anna tidak menyadari bahwa yangmenikmati tubuhnya tidak hanya satu orang melainkan tiga orang. Annahanya terus mengeluarkan suara desahan-desahan nikmat, sampai suatusaat tubuh Anna tiba-tiba mengejang dengan kuat yang menandakan bahwaia telah mencapai puncak kenikmatan yang ternyata dibarengi olehtembakan dari kemaluan si laki-laki itu. Satu menit tubuh Annamengejang-ngejang dengan nikmat dan kemudian tubuh Anna pun mulaimelemas.

Setelah selesai menunaikan tugasnya laki-laki yang pertama punmencabut senjatanya dan duduk di sofa dengan tubuh berkeringat.Laki-laki yang kedua pun mulai melakukan tugasnya dengan mulaimerangsang Anna lagi dengan jilatan-jilatan di buah dadanya dan jugaremasan-remasan di kemaluannya. Setelah beberapa lama Anna mulaiterangsang lagi dan mulai terdengar kembali suara desahan nikmatnya.Tanpa membuang waktu, laki-laki yang kedua pun mulai menancapkankemaluannya di lubang kemaluan Anna. Walaupun ukurannya tidak sebesarlaki-laki yang pertama tapi karena lubang kemaluan Anna yang masihsempit maka tetap saja Anna merasa nikmat dan mulai mendesah, “Ahh,ah, ahh, ooh… nikmat, nikmat, ahh… ahh… nikmat sekali.”

Setelah beberapa menit laki-laki yang kedua tidak lagi dapat menahansemburan lahar panas. Rupanya Anna belum mendapatkan orgasme yangkedua sehingga cepat-cepat laki-laki yang ketiga menancapkankemaluannya ke lubang kemaluan Anna yang sudah basah oleh cairan darilaki-laki yang kedua dan juga cairan dari kemaluan Anna sendiri.Laki-laki yang ketiga pun langsung menggempur Anna dengan kecepatantinggi sehingga nafsu Anna kembali meninggi dan Anna pun kembalimengeluarkan desahan, “Ahh, ahh, ough… terus, terus, makin cepat,makin cepat, ahh… ooogh… nikmat, nikmat, nikmat, ahh…” Setelahbeberapa menit kemaluan Anna terus digempur akhirnya tubuh Annamengejang dengan keras sambil menjerit nikmat, “Aahh… ooogh…”Anna telah mencapai klimaksnya yang kedua yang juga dibarengi dengansemburan dari laki-laki yang ketiga.

Setelah ketiga laki-laki itu menikmati tubuh Anna, muncul niat merekauntuk membagi kenikmatan itu dengan teman-teman mereka yang lain yangada di ruangan VIP yang lain. “Bagaimana kalo kita bawa wanita ini ketempat teman-teman kita dan kita nikmatin bersama-sama,” kata salahsatu dari laki-laki itu. “Setujuuu…” kedua laki-laki itu menyahutiajakan tersebut. “Steve, cepat ambil kamera di tempat anak-anak, kitafoto dulu nich wanita biar dia nanti nurutin kemauan kita,” segeralaki-laki yang bernama Steve mengenakan kembali pakaiannya danbergegas keluar dari ruangan. Tak lama kemudian laki-laki yangbernama Steve itu pun sudah kembali dan menenteng sebuah kamera.

“Bangun manis,” kata laki-laki itu seraya melepaskan tutup mata yangmasih menempel di mata Anna. Rupanya Anna tertidur setelah merasakankenikmatan orgasme sebanyak dua kali. Tubuh Anna terlihat menggeliatperlahan dan mulai membuka matanya. Ketika Anna membuka matanya,betapa terkejutnya ia melihat ternyata ada tiga laki-laki yang tidakia kenal ada di samping tubuhnya yang telanjang. Tubuh Annameronta-ronta sambil berkata, “Lepaskan saya, lepaskan saya.” “Sabarmanis, kami akan melepaskan ikatan kamu setelah kami selesai membuatfoto tubuhmu yang telanjang.” Segera laki-laki itu memotret tubuhtelanjang Anna dari berbagai arah dan Anna pun tidak dapat berbuatbanyak untuk menutupi mukanya ataupun kemaluannya karena keduatangannya masih terikat di sofa.

Setelah laki-laki itu selesai membuat foto telanjang Anna segera iamengeluarkan film dari kamera dan mengantunginya. “Ok, manis kamisudah selesai membuat foto telanjangmu jadi sekarang kamu nurut ajasama kami atau kami cuci film ini dan kami sebarin ke temen-temen ludan juga orang tua lu!” Mendengar perkataan laki-laki itu Annatersadar bahwa ia tidak mempunyai pilihan lain selain menurutikemauan mereka atau film itu akan membuatnya malu di kemudian hari.

“Steve lepasin ikatannya.” Setelah ikatannya terlepas segera Annamencari pakaiannya, tapi ternyata pakaiannya sudah berada dalamgenggaman salah satu laki-laki itu. “Ini yang kamu cari manis,”sambil laki-laki itu menunjukkan pakaian Anna. “Udech lu nggak usahmikirin buat make pakaian lu lagi, kami semua justru pengen ngeliattubuh lu yang mulus itu tanpa sehelai benang pun. Ayo sekarang luikut kami ke ruang yang lain.” kata salah satu laki-laki itu. “Eh,gimana nich dengan pacarnya, mau kita biarin di sini atau kita ajakaje kesebelah biar dia bisa ngeliatin kita semua nikmatin tubuhwanitanya.” kata temannya yang lain. “Bawa aje sekalian, ntar kaloketauan ama pelayan di sini bisa berabe, jangan lupa bajunya jugadibawa.”

Kami berdua pun digiring dalam keadaan telanjang bulat keluar dariruangan itu dan menuju ke sebuah ruangan lain yang ada di ujung.Sesampai di ruangan itu ternyata di situ ada delapan orang laki-lakiyang sedang asyik berkaraoke sambil minum-minuman keras. “Hayteman-teman, gue bawain oleh-oleh nich buat kita nikmati bersama-samasampe puas”, seraya laki-laki itu mendorong tubuh telanjang Anna ketengah-tengah ruangan. Melihat tubuh Anna yang telanjang bulat,segera semua laki-laki itu berteriak-teriak kegirangan. “Wow, okbener nich oleh-oleh lu, dapat dari mana? Dan siapa tuch laki-lakiyang lu bawa?” tanya temannya. “Gue nemuin wanita ini di ruangankaraoke lain dan ini laki-laki adalah pacarnya, tapi dia udehngijinin kita untuk nikmatin tubuh wanitanya kok, iya khan?” serayalaki-laki itu mendorong tubuhku ke lantai hingga aku pun terjerembabdi lantai. “Ok, teman-teman mari kita mulai pestanya janganbuang-buang waktu lagi.”

“Eh, lu nari-nari dulu dech buat kami makin nafsu dan lu mustimemohon-mohon kepada kami semua supaya kami mau nikmatin tubuh lu,”seru salah seorang laki-laki itu. Mendengar perintah itu Anna hanyabisa pasrah dan mulai menggoyangkan tubuhnya yang putih mulus itu.“Ayo narinya yang semangat donk, kayak tadi waktu lu nari buat lakilu,” rupanya laki-laki itu sudah mengintip kami dari awal. Denganterpaksa Anna pun mulai menggoyang-goyangkan tubuhnya dengan lebihbersemangat dan Anna pun berusaha menikmati keadaan itu. Lamakelamaan pun Anna semakin hot menggoyangkan tubuh sambilmeremas-remas buah dadanya dan juga kemaluannya, sambil mengeluarkansuara desahan, “Aahh, ahh, ayo nikmatin tubuh saya, ahh… ahh, ayosiapa yang mau nikmatin saya, ayo silakan nikmatin tubuh saya, aahh,ahh, jangan malu-malu.”

Melihat Anna yang menari-nari dengan hot, maka semua laki-laki itumulai melepaskan pakaiannya satu-persatu hingga telanjang bulat. Annasempat terkaget-kaget ketika melihat kemaluan laki-laki itu yangsudah berdiri tegak semua dan sebagian besar berukuran besar, lebihkurang 18 cm dan ketebalannya sekitar 4,5 cm. “Ayo manis silakanpilih yang mana yang mau lu pake duluan,” sambil kesebelas laki-lakiitu merubungi tubuh telanjang Anna. Rupanya dikelilingi laki-lakitelanjang telah membuat sensasi lain bagi Anna, ia merasakan suatukeinginan yang selama ini terpendam dalam dirinya, yaitu berhubunganseks dengan beberapa orang laki-laki sekaligus dapat terwujudkanwalaupun keadaan ini sebenarnya tidak ia inginkan. Melihat kesebelaspenis mengacung di dekatnya seakan-akan meminta untuk dielus dandiremas, maka Anna sengaja memainkan penis-penis itu sehingga membuatpara laki-laki itu semakin tidak dapat menahan nafsunya.

“Ayo cepetan pilihnya manis atau lu mau kita semua sekaligusmenikmati tubuh lu.” Anna hanya diam saja sambil ia memainkan duabuah kemaluan yang ukurannya paling besar sehingga membuat kedualaki-laki itu blingsatan keenakan, “Oohh… ohh… nikmat jugaremesan lu manis.” Tetapi hanya sebentar saja Anna memainkan keduakemaluan itu segera ia berpindah ke kemaluan yang lainnya lagi.“Rupanya lu minta dikerjain sekaligus dengan beberapa laki-laki, okkalo itu maunya lu maka akan kami berikan manis.”

Anna pun disuruh berlutut dan menghisap kemaluan salah seoranglaki-laki dan setelah cukup basah maka Anna pun disuruh berjongkok diatas kemaluan laki-laki yang berdiri tegak, dengan perlahan Annamulai memasukkan kemaluan itu ke dalam kemaluannya, dengan perlahantapi pasti kemaluan itu terbenam semuanya ke dalam kemaluan Anna yangdiiringi jeritan nikmat dari Anna, “Ahh… ahh… ahh.” Kemudian Annadisuruh menumpukkan tubuhnya dengan kedua buah tangannya sehinggapantat Anna agak menungging yang segera disambut dengan kemaluan yangtelah ia jilati, perlahan tapi pasti kemaluan itu menerobos masuk kelubang pantatnya, tubuh Anna mengejang karena lubang pantatnya terasanyeri dengan masuknya kemaluan itu, tiba-tiba laki-laki itumenghentakkan dengan keras pantatnya sehingga seluruh kemaluannyaamblas ke dalam lubang pantat Anna, dan Anna pun menjerit antaranikmat dan sakit.

Melihat mulut Anna yang terbuka lebar, seorang laki-laki yang tepatberdiri di depan muka Anna langsung memasukkan kemaluannya ke dalammulut Anna sehingga Anna pun tersedak karena sekarang mulutnyatersumpal dengan kemaluan. Selain itu dua orang laki-laki lain tidakmau menyia-nyiakan buah dada Anna yang ranum dan sekal itu, segerakedua laki-laki itu pun menjilati dan menghisap-hisap dengan penuhnafsu.

Jadilah Anna dinikmati oleh lima orang sekaligus yang membuat Annatidak dapat menahan nikmat yang dirasakan, sakit yang dirasakan dilubang pantatnya pun telah berubah menjadi kenikamtan yang tiadataranya. Dengan penuh semangat kelima laki-laki itu pun menikmatitubuh mulus Anna sehingga membuat Anna sampai orgasme tiga kali danpada orgasme yang keempat kenikmatan itu semakin lengkap dengandisertai semburan dari tiga kemaluan laki-laki yang memenuhi disetiap lubang yang dimilikinya, kemaluannya, lubang pantatnya danmulutnya. Ketiga laki-laki yang telah mendapatkan kenikmatan segeradigantikan dengan tiga orang laki-laki lainnya dan hal ini terusdilakukan sampai semua laki-laki mendapatkan kepuasannya dan Anna punsudah tidak terhitung lagi berapa kali ia mendapatkan orgasmenya.Setelah lebih kurang 3 jam para laki-laki itu menikmati Anna, merekapun kecapaian dan beristirahat. Anna pun kecapaian dan terkulai lemasdengan perasaan nikmat yang tidak terlupakan.


0 comments:

Post a Comment