Pages

Friday, April 6, 2012

Nasib Tragis Andrea Lee II: First 'Customers'

Dua hari setelah andrea resmi menjadi budak bagi supir, satpam, tukang kebun dan pembantunya, arman mengajaknya pergi. Ia memaksa andrea berdandan manis bagai gadis lugu, lalu mereka berkendara berkeliling kota dan kendaraanpun mengarah ke pinggiran kota, ke sebuah gubug yang tak terawat. Andrea melihat ada tiga buah becak terparkir disekitar gubug itu.

Andrea terlihat sexy dengan babydoll dress yang panjangnya hanya sejengkal di bawah vaginanya dan rambut kuncir dua, arman memerintahkan andrea masuk ke gubug itu sambil dirinya merekam kegiatan ini. Andrea makin tertekan, ia tau rekaman itu digunakan untuk mengikat dirinya, namun ia tak kuasa untuk melawan. Denagn langkah gontai ia masuk ke dalam gubug itu, dan ia terkejut mandapati lima orang yang tampak kumal, kasar dan brutal yang seakan menanti kedatangannya, andrea merasa ngeri, kelima pria itu sudah bugil, dan masing-masing sedang mengocok penis mereka.

'wah, kang arman, ko' lama bener? kita udah nungguin dari tadi' seru seorang dari mereka yang nampak paling bernafsu dan paling dekil diantara ke limanya.

'sori, cuy, macet... kan yang penting lontenya udah gua bawa' kata arman sambil terkekeh dan menendang pantat andrea hingga terjengkang, dan mempertontonkan g-sting merah yang dikenakannya, sontak kelima pria itu membelalak dan liur mereka menetes melihat pantak montok andrea.

Lalu mereka berdiri mengeliling andrea yang bersimpuh, tersedu pelan, meratapi nasibnya dan berusaha menahan malu yang dideritanya.
'Eh, cuy, siapa yang diantara kalian yang belum mandi paling lama?'
Semua menjawab ada yang tiga hari, empat hari, dan rekor terlama oleh orang yang paling bernafsu tadi, yang merupakan kuli pasar.
'hehehe, gua menang, gua belon mandi tujuh hari' ujarnya santai.
Lalu arman berkata pada andrea
'Nah lonte, tugas lu sekarang
. Kulum kontol mereka, sampai bersih, dan telen pejuh mereka semua, di muali dari dia!' sambil menunjuk kuli pasar itu

Andrea beridig ngeri, penis kelimanya berkisar 20 sampai 25cm, terutama kuli pasar itu, dengan ragu Andrea mengengam penis kuli itu. Bau busuk segera meneyerang hidung andrea, ia berusaha setengah mati menahan mual dan muntah, lalu ia membuka kulup penis si kuli yang tak bersunat, dan melihat kotoran penis yang bertumpuk. Sambil menahan rasa yang campur aduk tak karuan, andrea mulai menjilati kotoran penis itu hingga bersih, lalu mulai mendeepthroath penis itu, tak ada satu inchi yang terlewat, hidung imut andrea berulang kali tertanam di bulu selangkangan kuli itu yang baunya sama dengan penampungan akhir sampah.

Andrea berjuang keras karena kuli itu sengaja menahan orgasmenya, karena ingin menikmati mulut indah andrea berlama-lama, keempat temannya tidak tinggal diam, mereka merobek babydoll andrea, dan menarik putus BH dan g-string sexy andra. menreka menggerayangi dan mencupangi sekujur tubuh andrea, tangan mereka bergantian mencucuki dan mengobel anus serta vagina andrea dengan kasar.

Andrea berusaha berkelit namun ia jelas kalah tenaga, ia hanya berusaha menekan vaginanya agar tangan dan jemari kotor orang tadi tidak masuk ke dalam vaginanya, terlebih karena mereka seperti sengaja mengaduk anusnya terlebih dahulu sebelum mengobel vaginananya. namun jepitan vagina andrea justru membuat mereka lebih beringas.

Setelah 15 menit akhirnya kuli itu menyemburkan spermanya dan langsung tertelan oleh andrea, mereka tertawa melihat jalur sperma tak tertampung mulut andrea mengalir di bibirnya dan turun ke dagu. Andrea frustasi, ia kembali berhadapan dengan penis kotor berikutnya, ia mulai mengisap penis itu, ketika ia meraskan ada rasa kotoran di penis itu, ia berhenti sejenak.

'Kenapa berenti, lonte? kan yang lu isep taik lu sendiri' kata orang itu yang diketahui sebagai tukang becak. Andrea kaget, ternyata selain mengobel vaginanya dengan mereka mengoleskan kotoran dari anusnya ke penis mereka dan memaksanya memberihkan dengan mulutnya.

Airmata andrea mengalir, ia merasa harga dirnya benar-benar dilecehkan, ia dipaksa memakan kotorannya sendiri, dirinya sudah direndahkan lebih rendah dari binatang, belum lagi ditambah penghinaan arman yang merekan aksi liar ini. Setelah satu jam akhirnya ke lima orang tersebut menembakkan sperma mereka ke kerongkongan andrea yang memar. Mereka membiarkan andrea istirahat sebentar menarik nafas, untuk kemudian.

Kuli dekil tadi tidur terlentang, lalu ke empat temannya mengangkat andrea, mengangkangkan kakinya dan mendudukkan andrea di atas penis kuli tadi yang kini berkilat oleh liurnya, Andrea menjerit kesakitan karena mereka menghujamkan pinggulnya dengan keras, terlebih vaginanya yang kering membuatnya makin tersiksa. Mereka menelungkupkan andrea hingga dada montoknya berimpit dengan si kuli. Andrea merasa ada orang di belakangnya, ia merasakan penis yang bermain dibelahan pantatnya. Andrea berusaha berontak, orang itu tidak menyodominya, ia justru menghujamkan penisnya ke vaginanya yang masih diisi penis si kuli, namun rontaannya justru menambah semangat tukang becak itu, dengan sekali sentak ia menembus vagina itu.

Andrea menjerit sejadi-jadinya, vaginanya seakan sobek, kedua penis itu bergerak brutal di vaginanya. Tangannya yang mencengkeram kuat diguakan dua orang lainnya untuk mengocok penis mereka, sementara satu dari mereka, melibat rambut indah andrea dan menggunakannya untuk beronani.

Kuli dan tukang becak itu berejakulasi berbarengan mengisi rahim mandul andrea dengan sperma mereka sambil berharap andrea bisa hamil oleh mereka. arman hannya tersenyum melihat keinginan penuh nafsu tuakng becak dan kuli itu. Stelah itu oreng yang melibat rambut andrea menggantikan posisi kuli dibawah tubuh andrea, dan mulai memperkosanya dengan brutal, sementara dua orang lagi, membelai dan meremasi pantat montok andrea, kemudian mereka bergantian menampar pantat andrea hingga keunguan.

Dan kembali jerit keras membahana dalam gubug yang jauh dari keramaian itu, ketika dua orang tadi dengan brutal menyodomi patat andrea bersamaan. Andrea hampir pingsan, namun tamparan di payudaranya membuatnya tetap terjaga dan merasakan detik demi detik kedua penis itu bergerak brutal di pantatnya hingga keduanya berejakulasi dengan sukses di vagina dan anusnya.

Mereka kembali memaksa andrea membersihkan penis mereka dan kemudian dengan membiarkan andrea meringkuk menahan sakit, sebelum mereka kembali memperkosanya dengan brutal dan lagi, lagi, lagi, bahkan melecehkannya dengan mengencingi sekujur tubuh andrea kelika mereka selesai.

Andrea tergeletak terkejang-kejang seperti ayam di sembelih, bugil dengan tubuh belepotan sperma dan kencing di lantai kursi belakang mobilnya, samar-samar ia masih dapat mengingat percakapan terakhir arman dengan lima begundal itu.
'lonte intu memang hot, kang arman, kita-kita puas nih. omong-omong, berapa kita musti bayar nih? kita-kita lagi bokek'
'alah lu pada, tenang aja, lonte ini gratis'
'wah bener nih kang, kalau gitu boleh dong kita pake dia lagi kapan-kapan, kita ketagihan bodynya nih'
'atur aja, tapi jangan lupa, cari gaya baru yang bikin lonte kita ini makin kesakitan oke?'

0 comments:

Post a Comment