Pages

Tuesday, January 24, 2012

Testimony Iyend Reni (iyendreni@gmail.com)

Berikut ini testimony yang masuk ke e-mailku. Selamat membaca!

Salam kenal kak,
Sebelum mengenal dunia maya aku kira aku ini aneh.. dari kecil aku suka sekali diikat, bahkan terkadang mencoba mengikat diri sendiri saat orang tua sedang tidak di rumah.
Kini sekarang aku tahu ternyata aku tidak sendirian,banyak juga orang sepertiku, senang sekali mengetahui hal itu.
Aku termasuk orang yang kuno, tidak pernah berhubungan dengan pacar, namun belakangan aku minta pacarku untuk mengikatku. Awalnya dia ragu, tapi diam2 dia mencari segala sesuatu tentang bondage, ternyata dia juga suka melihat wanita tidak berdaya dan katanya dia bisa lebih terangsang.

Mulailah aku suka bermain ikat2an dengan pacarku, pada saat episode pertama, saat itu ada teman sekamarku, tapi aku berhasil membujuk dia untuk tidak menginap di kamar kos malam ini, alasannya besok khan kuliah siang; akhirnya dia menurut, lalu datanglah pacarku ke kamar kost, kututup gorden kemudian aku kunci pintu khawatir ada yang masuk.
Setelah itu pacarku memutar film d laptopku, filmnya tidak ada hubungan dengan ikat2an sih, film knowing kalau tidak salah..tanpa sepengetahuanku ternyata dia sedang menyiapkan beberapa tali dan kain yang tidak terlalu lebar dan cukup panjang.

Tanpa menghiraukan aku yang masih kelelahan, karena menjemputnya didepan gang dengan jalan kaki dan cukup jauh, tiba2 dia memegangi tangan kanan ku dengan kuat aku mencoba menghindar, tapi genggamannya terlalu kuat.. akupun bertanya "Aa (panggilan kesayangan) ngapain sih??" Dia pun mmenjawab "udah nurut ajah,pokoknya neng lagi Aa culik,harus nurut semua kata Aa! Jangan berisik, nanti Aa lakban mulutnya!". Lalu dia pun mulai memegangi tangan kiriku dan meletakan kedua tanganku di punggung, lalu dia mengikatnya dengan sangat erat, aku kagum padahal dia baru mengenal bondage tapi dia begitu rajin menonton tutorial sehingga cukup mahir.
Setelah tanganku diikatnya kemudian dia membawa kain panjang lalu memegangi pergelangan kakiku, diikatnya pergelangan kakiku dengan erat juga dan jadilah aku tidak bisa bergerak. Hal yang selalu aku tanyakan pada pacarku saat mengikatku adalah,"Aa ngapain sih??" dan selalu dijawab dengan "udah,,neng nurut ajah, neng lagi Aa culik".

Setelah tangan dan kakiku diikatnya, akupun kembali melanjutkan menonton film, aku kira pacarku hanya melakukan itu, ternyata dugaanku salah. Dia mengambil tali dan keemudian memegangi kedua lenganku dan diikatnya lenganku dengan sangat kuat. Sehingga dadaku sedikit menyembul keluar, rasanya cukup sakit. Dalam keadaan terikat seperti itu, pacarku tak henti2nya menciumi ku, awalnya pipi,kemudian bibir sampai ke leherku. Untung saja pada saat itu aku tidak sedang memakai pakaian seksi sehingga yang dia lakukan hanya sampai menjilati leherku. Dan dia tidak berani untuk menggunting bajuku,,walopun selintas dia menanyakan gunting,,untung saja tidak jadi hehe...!

Karena aku begitu bawel dan tidak bisa diam, kemudian dia membuka tasnya dan mencari sesuatu di dalam tas tersebut, ternyata yg dia cari adalah lakban, lakban yg dibawa pacarku adalah lakban berwarna transparan dan cukup lebar, kukira itu tak cukup kuat, ternyata itu sangat kuat, tak hanya 1 lapis yang dia rekatkan di bibir ku. Ternyata sampai dua lapis,, itu cukup menghentikan kebawelanku, aku hanya dapat bersuara emmmpphhhh..... dan dia malah senang dengan keadaanku seperti itu..
Walaupun sakit sekali tapi rasanya begitu nikmat, apalagi saat dia memelukku dengan eerat, enak sekali rasanya 2 jam sudah aku diikat oleh pacarku, kemudian ia melepaskan satu per satu ikatanku, setelah semua ikatanku terlepas aku langsung mencium pacarku dengan hangat sebagai tanda terimakasih dan sebagai tanda bahwa aku menyukai hal itu, ia pun berjanji akan melakukannya lagi dengan intensitas waktu 2 minggu sekali. Dan sampai saat ini sudah 4 episode.. sungguh hal yang menyenangkan bisa bermain tali dengan pacarku.

0 comments:

Post a Comment